SUARA INDONESIA

Belajar Bahasa Inggris Lebih Asyik dengan Game yang Dirancang Poliwangi

Muhammad Nurul Yaqin - 09 September 2023 | 17:09 - Dibaca 3.13k kali
Sosial Belajar Bahasa Inggris Lebih Asyik dengan Game yang Dirancang Poliwangi
Murid di SDN 5 Karangsari mengoperasikan game SIGA (Smart Intelligence Game) yang dirancang tim dosen Poliwangi. (Foto: Dok. Poliwangi).

BANYUWANGI, Suaraindonesia.co.id - Bahasa Inggris merupakan bahasa yang penting untuk dikuasai pada era revolusi 5.0 ini. Apalagi bahasa Inggris menjadi salah satu pelajaran wajib yang diajarkan mulai dari tingkat sekolah dasar (SD).

Bagaimana agar anak menjadi fasih berbahasa Inggris di sekolah maupun di rumah?. Nah menjawab itu, Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) merancang game untuk pembelajaran bahasa Inggris bagi murid SD.

Game itu diberi nama SIGA (Smart Intelligence Game). Dirancang khusus oleh tim pengabdian dosen Poliwangi yakni Eka Afrida Ermawati, S.Pd., M.Pd., Aprilia Divi Yustita, S.Si., M.Si, dan Junaedi Adi Prasetyo,S.Sc., M.Sc.

Game ini dirancang dengan fasilitas offline mode, sehingga anak-anak tidak membutuhkan paket data untuk memainkannya. Cara kerjanya mudah dan telah disediakan berbagai fitur belajar yang menyenangkan di dalamnya. 

Menariknya lagi, pada aplikasi tersebut terdapat tutorial cara menggunakan serta ada tingkatan level. Sehingga kemampuan anak dalam menguasai bahasa inggris di tingkat dasar itu dapat semakin meningkat.

Aplikasi SIGA ini telah disosialisasikan di sekolah. Salah satunya di SDN 5 Karangsari, Sempu. Guru dan murid di sekolah tersebut dengan cepat mengoperasikannya. Anak-anak pun sangat antusias saat memainkan game tersebut.

"Tidak dapat dipungkiri, anak anak sangat suka dengan game. Sehingga diharapkan, dengan adanya SIGA, anak-anak dapat belajar bahasa Inggris dalam kondisi yang menyenangkan dimanapun mereka berada," kata perwakilan dosen, Eka Afrida Ermawati.

Eka menambahkan, game SIGA sengaja dirancang untuk mendukung kurikulum Merdeka. Sebab, dalam kurikulum Merdeka, bahasa Inggris hanya sebagai mata pelajaran pilihan dua jam (70 menit) per minggu.

Diterapkannya kurikulum Merdeka pada tingkat Pendidikan dasar membuat guru leluasa memilih berbagai perangkat ajar yang sesuai dengan minat peserta didik.

"Oleh karenanya kami merancang suatu game bahasa Inggris yang diberi nama SIGA (Smart Intelligence Game). Sehingga bisa dijadikan alternatif untuk pembelajaran yang lebih nyaman terhadap anak didik," ungkapnya.

Untuk selanjutnya, kata Eka, game SIGA akan dimasukan dalam Playstore sehingga anak anak lain dapat belajar bahasa Inggris dengan mudah dan murah serta tanpa takut ada gangguan signal.

"Game ini sangat cocok dimainkan untuk anak-anak yang masih suka bermain game sambil bisa tetap belajar," ucapnya.

Para orang tua tidak harus bingung untuk membeli berbagai macam perangkat fisik yang diperlukan untuk memupuk kecerdasan anak. Terlebih jika mahal harganya.

Kini hanya dengan bermodalkan smartphone atau gawai yang dimiliki orang tua, si anak pelan-pelan bisa diperkenalkan dengan banyaknya game edukasi gratis yang memang diciptakan untuk anak-anak. Salah satunya game SIGA yang dirancang tim Poliwangi. (Adv)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya